Slider Beranda

SPMB

SPMB

Teratai Putih Global Schools Membuka Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2025-2026

https://wartagrandwisata.com/teratai-putih-global-schools-membuka-pendaftaran-seleksi-penerimaan-murid-baru-tahun-ajaran-2025-2026/

https://wartagrandwisata.com/teratai-putih-global-schools-membuka-pendaftaran-seleksi-penerimaan-murid-baru-tahun-ajaran-2025-2026/

Teratai Putih Global Schools Membuka Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2025-2026

https://perizinanbekasi.com/

https://perizinanbekasi.com/

Urus Perizinan Pembangunan Tanpa Ribet, Cepat, dan Transparan hanya di Perizinan Bekasi

PT Sumber Amalia Sentosa Sebagai Investor UMKM

PT Sumber Amalia Sentosa Sebagai Investor UMKM

Kami adalah perusahan konsultan yang memberikan layanan di bidang Mengelola Investasi, Mentoring Bisnis Unit, Pengelolaan SDM Bisnis Unit & UMKM

Berita Bekasi

Polisi Usut Dugaan Kekerasan Antar Anggota DPRD Kota Bekasi

70
×

Polisi Usut Dugaan Kekerasan Antar Anggota DPRD Kota Bekasi

Sebarkan artikel ini

Bekasi23/09/25, Aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak kekerasan yang melibatkan sesama anggota DPRD Kota Bekasi. Kasus ini mencuat setelah adanya laporan resmi yang masuk ke Polres Metro Bekasi Kota.

Menurut informasi awal, peristiwa diduga terjadi saat berlangsungnya rapat di lingkungan DPRD. Perselisihan antar anggota dewan memanas hingga berujung pada dugaan tindak kekerasan fisik. Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta pihak yang terlibat.

“Benar, ada laporan yang masuk. Saat ini kami masih mendalami dengan meminta keterangan dari pelapor dan saksi-saksi,” ujar salah satu pejabat Polres Metro Bekasi Kota.

Sementara itu, pihak DPRD Kota Bekasi belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini. Namun, beberapa anggota dewan menyayangkan terjadinya peristiwa yang mencoreng citra lembaga perwakilan rakyat di daerah.

Kasus ini mendapat perhatian masyarakat karena menunjukkan dinamika internal DPRD yang seharusnya menjadi wadah musyawarah, bukan konflik fisik. Polisi berjanji akan menindaklanjuti kasus ini secara transparan sesuai aturan hukum yang berlaku.