Komunitas Bermain Tumbuh Pesat, Hidupkan Kembali Permainan Tradisional Indonesia
Sebuah gerakan unik yang berfokus pada pelestarian permainan tradisional terus menunjukkan perkembangan signifikan. Komunitas Bermain, yang berdiri sejak Agustus 2024, aktif menghidupkan kembali permainan masa kecil seperti lompat karet, bentengan, dan ular naga. Hingga kini, komunitas tersebut telah menghimpun lebih dari 10.000 anggota yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia.
Sejak awal berdiri, Komunitas Bermain secara konsisten mengajak masyarakat untuk kembali berinteraksi secara langsung melalui permainan tradisional. Oleh karena itu, komunitas ini berhasil menarik minat berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Jangkauan Luas dan Struktur Komunitas yang Solid
Seiring waktu, Komunitas Bermain terus memperluas jangkauan kegiatannya. Saat ini, komunitas tersebut tidak hanya aktif di wilayah Jabodetabek, tetapi juga hadir di Bandung, Yogyakarta, Palembang, Padang, dan Surabaya.
Pertumbuhan pesat ini terjadi berkat struktur organisasi yang tertata dengan baik. Delapan Pengurus Inti, yaitu Rommy, Biya, Dinda, Kiko, Rani, Sunny, Moyi, dan Iqbal, menjalankan peran dan tanggung jawab masing-masing secara aktif. Selain itu, komunitas ini juga menunjuk ketua dan wakil ketua kelas di setiap domisili. Dengan sistem tersebut, koordinasi kegiatan rutin dapat berjalan lebih efektif dan terorganisir.
Kegiatan Rutin yang Aktif dan Berdampak
Untuk menjaga antusiasme anggota, Komunitas Bermain secara rutin menggelar berbagai kegiatan utama. Pertama, komunitas ini menyelenggarakan Friday Night Fun setiap Jumat pukul 19.00 WIB sebagai ruang bermain dan bersosialisasi.
Selain itu, Komunitas Bermain juga aktif meramaikan Car Free Day (CFD) setiap Minggu pukul 07.00 WIB. Melalui kegiatan ini, komunitas mengajak masyarakat umum untuk ikut bermain dan berolahraga bersama.
Tidak berhenti di situ, komunitas ini juga menjalankan program Goes To School. Program ini berlangsung sebulan sekali dengan mengunjungi sekolah-sekolah terpilih. Melalui kegiatan tersebut, Komunitas Bermain mengenalkan sekaligus mengajarkan permainan tradisional kepada para siswa sejak dini.
Cara Bergabung yang Mudah dan Gratis
Selain aktif berkegiatan, Komunitas Bermain juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk bergabung. Komunitas ini menerima anggota dari berbagai latar belakang tanpa membedakan usia, gender, kepercayaan, maupun ras.
Menariknya, seluruh kegiatan dan keanggotaan Komunitas Bermain bersifat gratis. Masyarakat dapat bergabung melalui berbagai platform digital seperti WhatsApp, Telegram, dan Instagram Channel. Sementara itu, bagi yang ingin berinteraksi langsung, mereka dapat langsung datang ke lokasi kegiatan rutin.
Untuk mempermudah pendaftaran, Komunitas Bermain menyediakan tautan grup berdasarkan domisili yang dapat diakses melalui highlight Instagram resmi Komunitas Bermain.
Melestarikan Budaya Lewat Permainan
Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, Komunitas Bermain terus membuktikan bahwa permainan tradisional tetap relevan di era digital. Melalui interaksi langsung dan permainan sederhana, komunitas ini berhasil menghadirkan kembali nilai kebersamaan, keceriaan, dan identitas budaya Indonesia di tengah masyarakat modern.











