Slider Beranda

SPMB

SPMB

Teratai Putih Global Schools Membuka Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2025-2026

https://wartagrandwisata.com/teratai-putih-global-schools-membuka-pendaftaran-seleksi-penerimaan-murid-baru-tahun-ajaran-2025-2026/

https://wartagrandwisata.com/teratai-putih-global-schools-membuka-pendaftaran-seleksi-penerimaan-murid-baru-tahun-ajaran-2025-2026/

Teratai Putih Global Schools Membuka Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2025-2026

Berita NasionalLifestylePemuda

Polri Humanis Bengkulu: Kisah Eka Hardiansyah

23
×

Polri Humanis Bengkulu: Kisah Eka Hardiansyah

Sebarkan artikel ini
Polri humanis Bengkulu Eka Hardiansyah berseragam

Bengkulu — Pengabdian anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia tidak hanya tercermin dari pelaksanaan tugas di lapangan, tetapi juga dari nilai-nilai kemanusiaan yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut tergambar dari sosok Eka Hardiansyah, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol), yang menjalani peran sebagai Bhayangkara sekaligus kepala keluarga.

Dalam sebuah kegiatan kedinasan, Eka tampak mengikuti prosesi resmi dengan penuh disiplin dan tanggung jawab. Seragam Polri yang dikenakannya menjadi simbol komitmen terhadap tugas negara dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sikap dan tata gerak yang ditampilkan mencerminkan profesionalisme yang senantiasa dijaga oleh setiap personel Polri.

Sebagai institusi yang mengedepankan nilai Presisi, Polri terus menanamkan pentingnya integritas, disiplin, dan loyalitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman bagi personel seperti Eka Hardiansyah dalam menjalankan amanah negara secara konsisten dan bertanggung jawab. Namun di balik peran kedinasan tersebut, Eka juga menjalani kehidupan sebagai suami dan ayah.

Dalam momen yang lebih personal, ia terlihat menggendong buah hatinya dengan penuh kasih, mencium kepala sang anak sebagai wujud cinta dan tanggung jawab seorang orang tua. Momen sederhana ini memperlihatkan sisi humanis anggota Polri yang kerap luput dari sorotan publik. Kehangatan keluarga menjadi fondasi penting bagi personel Polri dalam menghadapi dinamika tugas yang menuntut kesiapsiagaan tinggi dan waktu yang tidak menentu.

Dukungan keluarga memberikan kekuatan moral serta keseimbangan emosional yang berperan besar dalam menjaga profesionalisme personel di lapangan. Bagi Eka, peran tersebut tidak terlepas dari dukungan sang istri, Adelia Nirwana, yang senantiasa mendampingi dan menguatkan di tengah kesibukan tugas kepolisian. Keharmonisan keluarga menjadi ruang bernaung sekaligus sumber semangat dalam mengemban tanggung jawab sebagai abdi negara.

Polri memandang bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis dan kompetensi profesional, tetapi juga pada aspek kemanusiaan dan kesejahteraan keluarga. Pendekatan ini diyakini mampu membentuk personel Polri yang lebih empatik, berintegritas, dan dekat dengan masyarakat.

Kisah Eka Hardiansyah mencerminkan wajah Polri yang humanis—institusi yang dijalankan oleh individu-individu yang memiliki kehidupan sosial dan keluarga, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pengabdian. Dari ruang keluarga hingga medan tugas, pengabdian dijalankan dengan satu prinsip utama: bekerja dengan hati.

Melalui potret ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, dan humanis, sekaligus membangun kepercayaan publik secara berkelanjutan. Di balik setiap seragam Polri, terdapat manusia yang mengabdi dengan penuh dedikasi—untuk keluarga, masyarakat, dan bangsa Indonesia.

– Halomoan Sirait

Tinggalkan Balasan