Ratusan Relawan Bersihkan Sampah Pesisir Pantai Bali
DENPASAR – Ratusan relawan dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi bersih-bersih sampah di pesisir pantai Bali. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 24 Desember 2025.
Aksi tersebut menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap darurat sampah plastik di wilayah laut Bali. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menjaga kelestarian lingkungan dan estetika destinasi wisata dunia.
Fokus Pengumpulan Sampah Anorganik
Panitia memusatkan aksi pada pengumpulan sampah anorganik di sepanjang bibir pantai. Sampah tersebut berasal dari arus laut dan aktivitas pengunjung.
Para relawan menyisir area pesisir secara menyeluruh. Mereka mengumpulkan sampah plastik, botol bekas, dan limbah rumah tangga lainnya. Relawan berasal dari komunitas lingkungan, pelajar, dan warga lokal.
Sampah Diangkut ke Pusat Pengelolaan
Relawan kemudian memuat sampah ke dalam truk pengangkut. Petugas membawa sampah tersebut ke pusat pengelolaan sampah terpadu.
Deretan truk pengangkut tampak penuh dengan muatan sampah. Kondisi ini menunjukkan volume sampah pesisir yang masih tinggi. Tantangan ini terus mengancam ekosistem laut Bali.
Edukasi Lingkungan Lewat Gerakan Bali Resik
Melalui gerakan “Bali Resik”, penyelenggara tidak hanya membersihkan pantai. Mereka juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.
Pantai yang bersih menjaga ekosistem laut tetap sehat. Selain itu, kondisi ini meningkatkan kenyamanan wisatawan. Sektor pariwisata menjadi penopang utama ekonomi Bali.
Harapan Aksi Berkelanjutan
Pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan ini. Penyelenggara juga mendorong aksi serupa berlangsung secara rutin.
Mereka berharap gerakan kolektif ini menumbuhkan kesadaran publik. Masyarakat diharapkan berhenti membuang sampah ke sungai dan saluran air. Semua aliran air tersebut bermuara ke laut.















