Slider Beranda

SPMB

SPMB

Teratai Putih Global Schools Membuka Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2025-2026

https://wartagrandwisata.com/teratai-putih-global-schools-membuka-pendaftaran-seleksi-penerimaan-murid-baru-tahun-ajaran-2025-2026/

https://wartagrandwisata.com/teratai-putih-global-schools-membuka-pendaftaran-seleksi-penerimaan-murid-baru-tahun-ajaran-2025-2026/

Teratai Putih Global Schools Membuka Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2025-2026

Berita BekasiKriminal

Pengelola Pasar Babelan Bekasi Bantah Keras Isu Prostitusi Menyusul Temuan Alat Kontrasepsi Bekas

47
×

Pengelola Pasar Babelan Bekasi Bantah Keras Isu Prostitusi Menyusul Temuan Alat Kontrasepsi Bekas

Sebarkan artikel ini

 

Bekasi Terkini, Babelan – Sebuah video yang menampilkan temuan tumpukan sampah, termasuk bungkus dan bekas alat kontrasepsi, serta pakaian berserakan di area lantai dua Pasar Babelan, Kabupaten Bekasi, menjadi viral di media sosial pada pekan ini. Penemuan tersebut sontak memicu dugaan kuat adanya praktik prostitusi di lokasi pasar yang sepi dari aktivitas perdagangan.

Menanggapi kehebohan yang meresahkan masyarakat dan pedagang, pihak pengelola pasar dengan tegas membantah isu tersebut.

Petugas Keamanan Pasar (Pamdal) Pasar Babelan, Mintra Sunintra, menyatakan penolakan keras terhadap spekulasi adanya kegiatan asusila di lingkungan pasar. “Kami membantah keras kegiatan itu. Tidak ada sama sekali,” ujar Mintra, pada Selasa (11/11/2025).

Penjelasan dan Upaya Pengamanan

Mintra menjelaskan bahwa area lantai dua pasar yang menjadi lokasi penemuan merupakan bekas area parkir yang kini jarang digunakan karena sepinya kegiatan. Ia menduga barang-barang tersebut ditinggalkan oleh kelompok anak jalanan atau anak punk yang sempat menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat tidur. Pihak keamanan mengklaim telah melarang aktivitas mereka di area pasar.

Meskipun membantah adanya praktik prostitusi, Mintra tidak menampik bahwa pihaknya pernah mencurigai adanya beberapa orang yang hendak melakukan transaksi mencurigakan. Namun, menurutnya, mereka langsung membubarkan diri setelah ditegur oleh petugas.

Untuk menjaga citra dan keamanan, pihak pengelola Pasar Babelan telah memiliki sistem pengawasan yang ketat, meliputi:

  1. Sistem kamera pengawas (CCTV) aktif selama 24 jam.
  2. Lima petugas keamanan yang berpatroli secara rutin setiap lima menit.

Pasca-viralnya video ini, pengelola pasar berjanji akan segera memperketat pengawasan dan melakukan pembersihan total di area lantai dua agar pengunjung tetap merasa aman dan nyaman.

“Kami akan melakukan pembersihan supaya pengunjung tetap nyaman,” tegas Mintra. Ia juga memperingatkan bahwa jika di kemudian hari ditemukan dan tertangkap tangan adanya tindakan asusila, pihak keamanan tidak akan segan menindak pelaku dengan sanksi pidana.

Para pedagang di Pasar Babelan turut menyampaikan keresahan mereka, khawatir isu negatif ini dapat merusak citra pasar dan menurunkan jumlah pembeli. Mereka berharap pengelola pasar dapat meningkatkan penjagaan dan memastikan lingkungan pasar tetap kondusif.