Slider Beranda

SPMB

SPMB

Teratai Putih Global Schools Membuka Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2025-2026

https://wartagrandwisata.com/teratai-putih-global-schools-membuka-pendaftaran-seleksi-penerimaan-murid-baru-tahun-ajaran-2025-2026/

https://wartagrandwisata.com/teratai-putih-global-schools-membuka-pendaftaran-seleksi-penerimaan-murid-baru-tahun-ajaran-2025-2026/

Teratai Putih Global Schools Membuka Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2025-2026

Berita Nasional

Polisi Selidiki Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Dugaan Misinformasi Beredar di Medsos

78
×

Polisi Selidiki Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Dugaan Misinformasi Beredar di Medsos

Sebarkan artikel ini

Jakarta, 7 November 2025 – Ledakan terjadi di area masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, pada Jumat siang (7/11) menjelang salat jumat.Insiden tersebut menyebabkan puluhan siswa luka luka dan menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah.

Menurut keterangan resmi Polda metro jaya, ledakan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Tim Gegana dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri langsung diterjunkan ke Lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami masih menyelidiki sumber ledakan. Saat ini belum bisa dipastikan apakah berasal dari bahan peledak atau perangkat elektronik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, di Jakarta, jumat sore.

Sementara itu, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menyebut dugaan awal ledakan berasal dari perangkat speaker di dalam masjid sekolah.

:Ledakan kuat terdengar dua kali, dan kami menduga sumbernya berasal dari speaker masjid yang korslet,” ujar petugas Command Center Gulkarmat DKI, Eko Setiawan, kepada wartawan.

Namun, keterangan itu berbeda dengan informasi yang beredar dimedia sosial.Sejumlah unggahan di platform X dan Tiktok menyebut ledakan tersebut sebagai “aksi terror” dan menyebut pelaku merupakan siswa yang kerap menjadi korban bullying. Unggahan itu telah dibantah oleh pihak kepolisian.

“Kami minta masyarakat tidak menyebarkan informasi belum terverifikasi.Semua dugaan masih diselidiki, termasuk motif dan sumber ledakan,” tegas Kombes Budi Hermanto.

Kepala Sekolah SMAN 72 Jakarta, Dra.Sulastri mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kepada apparat. Ia juga meminta masayarakt tidak menstigma sekolah atau siswa sebelum hasil investigasi keluar.
“Kami focus pada pemulihan kondisi siswa yang trauma dan memastikan kegiatan belajar mengajar bisa kembali berjalan aman.” Ujarnya.

Berdasarkan data sementara dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, sedikitnya 54 siswa mengalami luka ringan hingga sedang akibat pecahan kaca dan gelombang kejut.Semua korban telah mendapat perawatan di RS Mitra Keluarga dan RS Koja.

Pihak Densus 88 menegaskan penyelidikan dilakukan secara hati hati. “kami tidak ingin terburu buru menyimpulkan apakah ini aksi terror atau kecelakaan teknis, “ kata AKBP Mayndra Eka Wardhana, juru bicara Densus 88.

Sejumlah pakar menilai kasus ini memperlihatkan dua hal penting : perlunya sistem keamanan disekolah yang lebih baik, dan bahaya misinformasi di media sosial.
“Begitu muncul kata ‘bom’ atau ‘teror’ publik langsung panik dan membagikan ulang tanpa verifikasi.Ini memperburuk suasana dan menciptakan trauma kolektif,” kata Dr.Retno Pratiwi, pakar komunikasi digital dari Universitas Indonesia.

Hingga verita ini diturunkan polisi belum mengumumkan hasil resmi penyelidikan.Area sekolah masih disterilkan, sementara tim labfor Mabes Polri melakukan pemeriksaan material sisa ledakan. (HS)