Slider Beranda

SPMB

SPMB

Teratai Putih Global Schools Membuka Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2025-2026

https://wartagrandwisata.com/teratai-putih-global-schools-membuka-pendaftaran-seleksi-penerimaan-murid-baru-tahun-ajaran-2025-2026/

https://wartagrandwisata.com/teratai-putih-global-schools-membuka-pendaftaran-seleksi-penerimaan-murid-baru-tahun-ajaran-2025-2026/

Teratai Putih Global Schools Membuka Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2025-2026

Berita BekasiBerita Nasional

Prioritas Kenyamanan Publik: Presiden Prabowo Alokasikan Rp 5 Triliun untuk Penambahan 30 Rangkaian KRL Jabodetabek

44
×

Prioritas Kenyamanan Publik: Presiden Prabowo Alokasikan Rp 5 Triliun untuk Penambahan 30 Rangkaian KRL Jabodetabek

Sebarkan artikel ini

 

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk segera mengatasi kondisi kepadatan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek pada jam-jam sibuk. Menindaklanjuti laporan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), Presiden secara resmi menyetujui, bahkan menambah alokasi anggaran, untuk pengadaan armada baru.

Anggaran Disetujui Melebihi Pengajuan

Dalam sambutannya saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta (4/11), Presiden Prabowo mengumumkan persetujuan dana sebesar Rp 5 triliun bagi PT KAI. Jumlah ini lebih besar dari permintaan awal PT KAI, yang diajukan senilai Rp 4,8 triliun, untuk membeli 30 rangkaian KRL baru.

“Beliau (Dirut KAI) ajukan totalnya Rp 4,8 triliun. Saya setujui, bahkan saya alokasi. Tidak Rp 4,8 triliun, Rp 5 triliun saya setujui. Kalau untuk rakyat banyak, saya tidak ragu-ragu,” ujar Prabowo.

Penambahan anggaran ini menggarisbawahi pernyataan Presiden bahwa kepentingan rakyat harus ditempatkan di atas segala kepentingan lain, dan merupakan langkah nyata pemerintah dalam menyubsidi kenyamanan transportasi massal.

Target Penyelesaian dan Rencana Operasional

Presiden Prabowo Subianto memberikan tenggat waktu yang ketat bagi PT KAI untuk merealisasikan pengadaan 30 rangkaian KRL baru tersebut, yakni maksimal satu tahun sejak persetujuan diberikan.

Meskipun Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, sempat menyebut target penyelesaian 6 bulan, Presiden meminta jajaran KAI agar tidak tertekan dan menetapkan target realistis selama satu tahun, dengan harapan rangkaian baru ini sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh publik secepatnya.

Dalam konteks penambahan armada, PT KAI sebelumnya telah merencanakan tiga opsi penambahan KRL untuk meningkatkan kapasitas, yaitu: impor KRL bekas (yang kemudian dibatalkan dan dialihkan ke pengadaan baru), program retrofit (peremajaan) kereta lama, dan pengadaan KRL baru, salah satunya melalui PT INKA.

Penambahan 30 rangkaian KRL baru ini akan menjadi amunisi signifikan untuk mengatasi lonjakan penumpang harian KRL Jabodetabek yang telah mencapai sekitar 950.000 orang per hari.

Perintah Pembenahan Prasarana

Di luar fokus penambahan rangkaian, Presiden Prabowo juga memberikan instruksi agar PT KAI meningkatkan kualitas layanan secara keseluruhan, termasuk pengecekan dan pembenahan detail pada jalur-jalur kereta api yang rawan banjir, demi menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan KRL.