Sejumlah sekolah tingkat menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan sekolah luar biasa (SLB) di Kota Bekasi memberlakukan kebijakan belajar dari rumah (daring) selama dua hari, mulai tanggal 1-2 September 2025. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi untuk mencegah siswa bergabung dengan aksi demonstrasi buruh yang marak digelar di gedung DPR RI, Jakarta.
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah III Jawa Barat, I Made, menyatakan bahwa instruksi belajar daring ini merupakan tindakan pencegahan menyusul meningkatnya eskalasi sosial, politik, dan keamanan. Sebelumnya, sejumlah pelajar di daerah Jabodetabek dilaporkan berupaya bergabung dengan massa buruh yang berunjuk rasa di ibu kota.
Tak hanya itu, beberapa sekolah juga mengambil tindakan spesifik. Contohnya, pihak SMK Patriot Kota Bekasi meminta setiap siswa untuk mengirimkan foto saat sudah berada di rumah masing-masing sebagai bukti mereka tidak ikut turun ke jalan.













